Senin, 07 September 2009

Sejarah Ibadah Haji


Ibadah haji alah ibadah yang sama tuanya dengan shalat, puasa dan zakat. Ibadah yang diwajibkan atas manusia pertama, Adam.

Sebuah riwayat, bahkan menyebutkan, sebelum Allah memrintahkan kepada Adam, haji merupakan ibadah yang diperintahkan Allah kepada para malaikat. Allah memerintahkan malaikat untuk membangun Ka'bah di Bakkah(sekarang Mekkah), dan kemudian melakukan thawaf(berputar mengelilingi Ka'bah).

Sejak Nabi Ibrahim
Ditinjau dari aspek doktrinal, ibadah haji merupakan syariat yang diwahyukan Allah kepada Nabi Ibrahaim yang dilakukan secara turun temurun oleh Nabi berikutnya: mulai dari anaknya Nabi Ismail hingga Nabi Muhammad SAW.

Selain bernilai ritual dan doktrinal, haji juga bernilai historis, terkait dengan kisah istri Nabi Ibrahim, Sarah, istri pertama Ibrahim yang sampai usia lanjut belum dikaruniai anak, cemburu kepada Hajar, istri kedua Ibrahami yang pada waktu itu sedang hamil. Maka, Allah memerintahkan Ibrahim untuk menghijrahkan Hajar dari Mesir ke Mekkah, sebuah daerah tandus yang pada masa itu sepi tanpa penghuni.

Dipandang dari latar historis, haji merupakan ibadah yang berdimensi kemanusiaan untuk memperingati kesabaran dan juga ketaatan Hajar dalam menerima perintah dari Allah SWT. Kesabaran Hajar memang luar biasa. Ia bersedia hidup di daerah tandus yang tak berpenghuni serta tak memiliki perbekalan yang cukup. Untuk menghidupi dirinya, ia bersusah-payah, berlari-lari dari bukit Shafa ke bukit Marwah untuk mencari air, sumber kehidupan, sampai ia melahirkan anaknya, Ismail. Setelah bertahan sekian lama dan berusaha tanpa mengenal lelah, kemudian Allah mewahyukan kepada Ismail untuk menjejakkan kakinya di dekat Ka'bah.

Seketika itu, keluarlah air yang menyembur tak henti-hentinya dari sebuah sumber yang sangat besar. Air itu dikenal dengan nama air zamzam. Maka berdasarkan sejarah yang sudah dibeberkan di atas, Haji adalah peristiwa memperingati perjuangan Hajar dalam memenuhi perintah Allah sekaligus bertahan dalam ujian hidup sendirian dan penuh duka di Mekkah.

Artikel selanjutnya adalah tentang Ibadah Haji di Zaman Rasulullah SAW.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Googling